Jumat, 21 November 2014

Infleksi-derivasi (bag. 1)

Beberapa hari yang lalu saya baru saja menyelesaikan bab mengenai proses pembentukan kata atau word formation.  Andrew Carstaris danMc Carthy dalam introduction to Morphology membagi pembahasan mengenai pembentukan kata dalam dua bab yaitu bab yang membahas mengenai inflection dan bab yang membahas mengenai derivation.  Hampir disaat yang bersamaan, pembahasan mengenai infleksi dan derivasi juga sudah selesai dibahas di kelas (saya mengulang kelas morphology semester ini). 
Saya lanjutkan, pembahasan mengenai derivasi dan infleksi menjadi sangat penting karena nanti pada pembahasan mengenai root, stem, dan base akan dibedakan ketiga terma di atas berdasarkan pada proses pembentukan kata-nya.
Untuk lebih memahamai proses pebentukan cermati contoh berikut. Kata performs, performed, dan performance dalam:

1)     She performs very well
2)     They performed very well last week
3)     The performance is very good

Pada contoh 1) dan 2) kata perform mendapatkan suffix –s, dan –ed menjadi performs dan performed. Proses tersebut terjadi karena adanya pengaruh grammar. Dalam hal ini, contoh 1) terdapt agreement antara 3rd singular person dengan verb ( mudahnya, kalau subjectnya she, he, dan it, kata kerjanya harus ditambah –s  belakangnya). Pada contoh 2) karena pembicara sedang membicarakan kejadian pada waktu lampau maka verb-nya harus dalam bentuk verb2. Proses pembentukan kata inilah yang dikenal sebagai proses inflection.

Berbeda dengan contoh 3), suffix –ance ­tidak memiliki alasan kenapa harus muncul dalam kalimat tersebut. ( tidak ada aturan grammar yang menyatakan bahwa kalau ada kata the maka harus verb-nya ditambahi –ance belakangnya  dll.) kemunculannya lebih disebabkan oleh pilihan pengguna kata tersebut. Andai kemudian kata performance diganti menjadi:

4)     The performer is very good.
atau
5)     The concert is very good.

Juga bisa menjadi kalimat yang benar. Proses inilah yang dikenal dengan sebutan derivation.

Definisi ini saya rasa lebih konsisten dibandingkan definisi traditional yang menyebutkan infleksi adalah proses pembentukan kata yang tidak mengubah kelas kata sedangkan derivasi adalah proses pembentukan kata yang mengubah kelas kata. Karena pada pembahasan mengenai derivasi ternyata ada kata yang oleh linguist dianggap sebagai derivasi namun kelas katanya tidak berubah. Ada juga kata yang bentuknya tidak berubah tetapi kelas katanya berubah(mungkin akan dibahasa pada tulisan lain).

Reference:
Carstaris, A & Mc Carthy.2002.  An Introduction to English Morphology: Words and Their Strucutre. Edinburgh: Edinburgh University Press Ltd.

0 komentar:

Posting Komentar