Minggu, 30 Desember 2012

Sebuah Jas



Pagi ini saya tanpa sengaja mengunjungi   folder-folder gambar dalam computer saya. Tanpa sengaja pula menemukan foto ini. Benar-benar sudah lama foto ini. Foto ini diambil di hari kelulusan kami di SMA.  

Menggenakan  Jas di hari kelulusan  dimulai pertama kali diangkatan kami 2010. Sebelum itu saya sempat berpikir kalau saya akan kelihatan sangat konyol sekaligus tua menggunakan jas. :3 

Sabtu, 29 Desember 2012

Bapak


Aku ingin bercerita sedikit tentang bapakku. Terakhir aku melihatnya, dia berumur sekitar 50-an sebelum dia meninggalkan kami. Waktu itu ibuku sangat sedih. Seperti ada separuh nyawa yang ditarik dari tubuhnya. Dan dia berusaha keras mempertahankan sebagian lagi nyawanya agar bisa menemani kami. Aku dan kakakku.  Dia menangis seharian penuh.
“Kamu tidak akan melihat bapakmu  lagi nak, kamu yang sabar yah” kata ibuku sambil menangis.

Bapakku adalah orang baik. Sewaktu aku masih kecil, dia akhir minggu dia selalu mengajakku berkeliling kampung. Yah cuman sekedar berjalan-jalan. Kami biasanya naik Honda astrea 800 hitam putih milik bapakku. Motor itu sudah tua sekali, dia beli sewaktu masih kuliah dan masih dia gunakan sampai dia menjadi guru SMA.
“bu,  aku kangen sama bapak bu, kenapa di harus pergi ?” kata kakakku suatu hari.
“kamu ngomong apa ini sudah 2 tahun lebih, kamu harus ikhlas nak” kata ibu. Aku bisa melihat kesedihan di matanya sekeras apapun dia berusaha menutupi tapi aku tahu dialah yang paling bersedih.

Minggu, 23 Desember 2012

Sudahkah Mengemis Menjadi Komoditi ?


Mengemis tidak dianjurkan dalam agama Islam. Dalam sejarah islam diriwayatkan bahwa nabi Isa as adalah orang yang paling miskin dan tidak memiliki harta sama sekali kecuali pakaian yang dia gunakan dan sebuah sisir. Beliau  tetap beribadah kepada Allah SWT dan tidak meminta-minta kepada orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Saya kembali teringat kisah itu di sore yang mendung ketika tanpa sengaja  melihat dua orang pemuda memberikan beberapa lembaran  seribu rupiah kepada seorang pengemis di jalan veteran. Pete-pete* yang saya tumpangi sedang menunggu penumpang.  Dengan memakai celana pendek lusuh, jas hujan tipis yang biasa dipakai tukang-tukang becak d hari berhujan. Empat jari tangan sebelah kanannya sepertinya putus atau memang sudah tidak pada tempatnya sejak dia lahir, saya hanya bisa menebak. Menyisakan hanya ibu jari. Tangan kirinya masih utuh dan spertinya berfungsi normal. Yang menarik perhatian saya adalah dia menggunakan sebuah sepeda merah lengkap dengan rem dan tempat minum. Sepeda itu  sendiri spertinya sudah tua. Dia menggantungkan ember di sebelah kanan sepedanya.

Jumat, 21 Desember 2012

Aku dan Kamu

Bumi tidak pernah menolak menerima hujan,
sekalipun langit terus mengirimkan hujan
Bumi tidak  pernah mengeluh kepada langit
Ketika Hujan ia menerima hujan
Ketika panas ia menerima panas
Bumi tidak pernah bermimpi sejajar dengan langit yang agung
Bumi hanya menerima apa yg dititipkan langit melalui angin dan hujan
Menumbuhkan cintanya sperti pohon yang rimbun
Merambatkan akar jauh ke dalam bumi
Bumi menerimanya tanpa mengeluh
Terkadang bumi berjalan mengitari langit
Mencoba mencari titik yang tidak membedakan keduanya
Tapi sejauh apapun bumi berjalan, langit terlampau luas
Bumi hanya mampu berjalan sementara langit meluas meninggalkan bumi

Senin, 17 Desember 2012

Cheating on your Girlfriend is ok



I want you, I need you, I love you,~ Aku tahu yang kalian pikirkan, itu memang lagu mereka dan jangan Tanya mengapa lagu ini yang jadi Ringtone hpku.
“sayang, sudah bangun ? ” suara dari seberang telepon.
“iya, iya sudah ini, mau mandi” jawabku malas.
“biar hari minggu jangan malas, sms kalau sudah yah” Balas suara itu mesra
Ku lihat jam menunjukkan 9.30. Seperti biasa  Riani selalu menelpon lebih awal dari Dian. Berselang 10 menit tapi tidak pas 10 menit, mngkin 9 menit 20 detik akhirnya dian menelpon juga.
“pagi sayang, sudah bangun ?” ini dian.
“belum sayang”
“loh kok bisa angkat telpon ?”
“itu tahu kalau sudah bangun”
“ hakhakhak” tawa dian selalu khas. Sulit menjelaskannya. Menurut banyak orang kedengarannya aneh tapi aku justru menyukai tawanya.

Kamis, 13 Desember 2012

Hujan di Jendela


Namamu kemarin ku tulis di pasir pantai
Ombak menggulungnya bersama buih  dan butir hujan
Seperti biasa..
Wajahmu terbang terurai dalam ingatan
Sperti pecahan-pcahan yang berusaha kusempurnakan
Andai aku bisa hidup seribu tahun di matamu
Kota dimana musim adalah ilusi
Dan waktu tidak pernah benar-benar berganti
Kita berdua adalah anak kecil yg bermain di bawah matahari

Walau enggan
Aku berusaha tidak merindukanmu
Tapi apa dayaku
Rindu yang aku kumpul menjelma hujan di jendelamu

Rabu, 05 Desember 2012

Perempuan dan Cinta




Aku sering berpikir, kenapa aku tidak dilahirkan sebagai laki-laki saja. Aku bukannya tidak bersyukur untuk dilahirkan sebagai perempuan hanya menurutku menjadi laki-laki itu lebih mudah. Tapi sudahlah, yang ingin kuceritakan bukan tentang diriku, tokoh utama dalam cerita ini adalah seseorang bernama Faizal Akbar, Nama yang tidak romantis, tidak saperti nama Galang atau Rangga, nama Faizal tidak akan pernah diingat dan akan mudah dilupakan.
Pagi di hari senin selalu sibuk, sejak pagi penjual sayur-mayur,ikan, tahu tempe, sudah berkeliaran di jalan-jalan perumahan, anak-anak SD sudah berpakaian rapi lengkap dengan topi dan dasinya siap menghadapi pembina upacara mereka yang sebagian besar ucapanya tidak penting. Aku tahu itu karena aku waktu itu sudah SMA dan sudah lebih dulu SD daripada mereka. Aku siap berangkat ke sekolah di antar ayahku, hari itu akan ada sesuatu hal penting yang ingin ku lakukan.

Pagi itu sperti biasa Ical, Selalu berpakain tidak rapi, baju tidak dimasukkan, 2 kancing paling atas bajunya tidak dikancingkan, untuk ukuran ketua kelas, dia sama sekali tidak mencerminkan ketua kelas yang baik. Sesekali membolos, sering sekali terlambat, tapi dia lumayan pintar. Pernah sekali aku disuruh beli masako, aku ketemu dia sedang main PS di warungnya Pak Amin,padahal besok paginya ada ulangan. Pas nilainya keluar, dia paling tinggi 1 kelas. Benar-benar tipe orang yang menjengkelkan untuk tipe orang yang rajin sepertiku.

Kamis, 01 November 2012

Hujan Di November

Thursday, November 01, 2012




Hujan di awal november barangkali adalah salah satu yang paling di tunggu-tunggu
bagaimana gersang sepanjang tahun terhapus oleh hujan yang hanya beberapa menit

Anak-anak kecil keluar menyambut datangnya hujan yang cuman sebentar ini
Barangkali merekalah yang paling gembira

Sepasang kekasih baru saja menitip rindu yang hanya sekejap kepada hujan yg memang sangat singkat
Aku iri pada mereka

Rabu, 31 Oktober 2012

22.11


 wednesday, October 31 2012, 8:10 PM


Pukul 22.11 aku masih terjaga
Ini belum terlalu malam memang
Puisi tidak tercipta pada jam-jam ini
Gelisah belum terjadi pada jam-jam  ini
Orang tidak jatuh cinta pada jam-jam ini

Selasa, 30 Oktober 2012

Gondrong : Sebuah Fenomena Sosial

Tuesdaya October 30, 2012


Apa yang pertama kali kamu pikirkan ketika saya menyebut kata “Gondrong” ? Seramkah ? berbaju serba kehitamankah ? ataukah sosok tampan yang siap memesona semua wanita ? barangkali bukan yang disebutkan belakangan.

Dalam term istilah bugis kata “gondrong” mengacu kepada laki-laki yang memiliki rambut panjang melebihi batas normal dari standar rambut untuk laki-laki yang umumnya ada di masyarakat bugis(sekitar 2-5 cm). masyarakat  bugis atau masyrakat indonesia juga umumnya menganut anggapan ini. Bahwa seorang laki-laki yang berambut panjang itu diidentikkan dengan seorang preman, tukang palak, penjahat, dan masih banyak lagi yang tida sanggup saya sebutkan di sini.

Tuesday, October 30,2012

ini adalah sebuah pengalaman yang terjadi selang beberapa bulan yang lalu tentang bagaimana mirisnya menjadi seorang mahasiswa UNM. kalau ada yang belum tahu, saya adalah Mahasiswa semester 5 di Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar. (iya, itu kampusku yang sering masuk TV).

Universitas mengirimkan delegasi untuk mengikuti sebuah event tingkat nasional yang diadakan di salah satu wilayah indonesia. Dengan sedikt keberuntungan saya menjadi salah satu dari delegasi yang dikirim dari universitas, bertemu dengan berbagai macam mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia adalah sebuah pengalaman luar biasa yang sebaiknya juga dinikmati oleh mahasiswa-mahasiswa lain.

Senin, 29 Oktober 2012

Monday, October 29, 2012, 10:58

Ini barangkali satu dari sekian banyak tulisan-tulisan(sebenarnya tidak penting) yang akan (mudah-mudahan) sering saya posting ke dalam blog ini.

Kenapa menulis?
Tulisan mungkin adalah salah satu cara paling produktif dalam menyalurkan kegelisahan atau kegelisahan-kegelisahan (sengaja diulang) yang dialami manusia (kalau kata anak muda mungkin Galau yang Produktif). Dengan menulis mungkin pemgamatan kamu tentang betapa hidup kadang-kadang sangat absurd tidak begitu saja hilang bersama waktu dan  pikiran manusia yang mudah  sekali melupakan.