Untuk menggunakan metode definisi secara effektif, penulis sebaiknya memperhatikan pedoman berikut. Pertama, penulis mesti mempertimbangkan panjang pendek dari definisi, menyediakan infromasi yang cukup untuk memberikan pembaca gambaran yang jelas apa makna dari terma yang sedang didefinisikan, tetapi penulis juga mesti menghindari pemberian informasi tambahan yang berlebihan. Pengertian soccer sebagai “permainan dimana dua tim yang berhadapan berusaha untuk memasukkan bola ke dalam gawang lawan” akan terasa tidak tepat karena definisi ini berlaku juga untuk hoki, ruqby, dan banyak olahraga lainnya. Tapi tidak perlua jga menjelaskan semua peraturan yang ada dalam sepak bola, (seperti extra time, offside, dll). Informasi tambahan seperti itu malah akan mengalihkan fokus pembaca terhadap masalah sebenarnya. Kedua, sebuah definisi sebaiknya tidak berputar-putar (terma yang sedang didefinisikan disebut ulang dalam proses pendefinisian tersebut). Mendefinisikan “kritik” sebagai “upaya atau seni untuk mengkritik” tidak akan memberikan pemahaman yang jelas kepada pembaca tentang apa itu “kritik”. Ketiga, definisi sebaiknya mengandung genus dari terma yang sedang didefinisikan. Daripada menulis “sepak bola adalah ketika dua tim saling ...” akan lebih baik untuk menulis “ sepak bola adalah sebuah permainan dimana kedua tim saling....” ketika pembaca mengetahui genus dari terma tersebut, dia akan berada pada jalur yang benar untuk mendapatkan pemahaman yang lengkap dan jelas.
(diadaptasi dan Dialihbahasakan dari Essays 2nd Edition oleh Blake dan McBee)

0 komentar:
Posting Komentar