Kamis, 22 Januari 2015

Bagaimana Membuat Esai (Eksposisi Definisi)

Definisi sederhana adalah sebuah usaha untuk menunjukkan makna sebuah terma secara tepat, (memperjelas object apa yang sedang didefinisikan dan apa yang bukan. Salah satu cara untuk mendefinisikan sebuah terma adalah dengan menggunakan apa yang disebut definisi formal, penulis menentukan genus, atau kelas, dari kata tersebut dan menjelaskan perbedaannya) dalam hal ini, sebuah karakter yang membedakan terma tersebut dari terma lain yang masih satu kelas dengannya, seagai contoh, kamus Webster menggunakan definisi formal untuk menjelaskan soccer (sepak bola) sebagai “ sebuah permainan yang dimainkan dilapangan antara dua tim yang masing-masing terdiri dari sebelas pemain, kedua tim tersebut memiliki tujuan memasukkan bola ke dalam gawang lawan dengan cara menendang atau mengenai bola dengan menggunakan bagian tubuh apapun kecuali tangan dan lengan.” Dalam pengertian ini, genus dari soccer adalah “sebuah permainan” dan informasi tambahan lain dalam definisi diatas membedakan soccer dari permainan lain. Cara lain untuk membuat sebuah definisi adalah dengan menggunakan sinonim atau persamaan kata. Kata bunk dalam bahasa inggris bisa didefiniskan secara sederhana dengan mengatakan bahwa “kata bunk bersinonim dengan nonsense yang berarti omong kosong”. 

Untuk menggunakan metode definisi secara effektif, penulis sebaiknya memperhatikan pedoman berikut. Pertama, penulis mesti mempertimbangkan panjang pendek dari definisi, menyediakan infromasi yang cukup untuk memberikan pembaca gambaran yang jelas apa makna dari terma yang sedang didefinisikan, tetapi penulis juga mesti menghindari pemberian informasi tambahan yang berlebihan. Pengertian soccer sebagai “permainan dimana dua tim yang berhadapan berusaha untuk memasukkan bola ke dalam gawang lawan” akan terasa tidak tepat karena definisi ini berlaku juga untuk hoki, ruqby, dan banyak olahraga lainnya. Tapi tidak perlua jga menjelaskan semua peraturan yang ada dalam sepak bola, (seperti extra time, offside, dll). Informasi tambahan seperti itu malah akan mengalihkan fokus pembaca terhadap masalah sebenarnya. Kedua, sebuah definisi sebaiknya tidak berputar-putar (terma yang sedang didefinisikan disebut ulang dalam proses pendefinisian tersebut). Mendefinisikan “kritik” sebagai “upaya atau seni untuk mengkritik” tidak akan memberikan pemahaman yang jelas kepada pembaca tentang apa itu “kritik”. Ketiga, definisi sebaiknya mengandung genus dari terma yang sedang didefinisikan. Daripada menulis “sepak bola adalah ketika dua tim saling ...” akan lebih baik untuk menulis “ sepak bola adalah sebuah permainan dimana kedua tim saling....” ketika pembaca mengetahui genus dari terma tersebut, dia akan berada pada jalur yang benar untuk mendapatkan pemahaman yang lengkap dan jelas. 

(diadaptasi dan Dialihbahasakan dari Essays 2nd Edition oleh Blake dan McBee)

0 komentar:

Posting Komentar