Tidak pernahkah
kamu bosan berkata “aku cinta kamu” ? Kau pernah berkata “sejatinya cinta itu dari nol kemudian bergerak
sedikit demi sedikit naik. Bukan dari seratus lalu merangas jatuh seperti daun
di musim gugur”
Lalu kamu
berkata lagi “aku cinta kamu”. Ini sudah hari ke-4 sejak pertemuan pertama kita
di acara ulang tahun temanku. Hari itu aku berpakaian batik biru dengan lambing
club bola favoritku, dengan celana kain berwarna hitam dan sepatu mengilat. Katamu
kau ingat benar, gigi ginsul yang sudah menawan hatimu. Aku tidak ingat kamu
berada di sana atau apa yang kamu pakai.
Hari ke 10,
smsmu pagi tadi “ aku cinta kamu”, aku sempat berpikir, kenapa kamu tidak
pernah menyerah. Kamu tahu perndapat orang-orang tentang perempuan yang
mengejar-ngejar laki-laki kan?
“bukankah
cinta harus diperjuangkan ?” balasan smsmu beriring emoticon dengan senyuman
tipis. Senyuman yang penuh harap.
Aku sempat khawatir kenapa hari ini
kamu tidak menelponku sekedar mengucapkan “aku cinta kamu” sperti yang sudah
kamu lakukan 22 hari sebelumnya. “pulsaku telat masuk” smsmu kemudian. Setelah hari
ini pun kamu belum menyerah. Aku mulai kasihan. “sayang, kamu tahu darimana
kasih sayang itu, pertama itu dari kata kasihan
lalu kemudian menjadi sayang, maka
jadilah kasih sayang”
"Aku rasa kamu sudah tahu apa yang ingin aku katakan hari iniYah, perasaanku masih sama seperti yang kemarinTidak bertambah dan tidak berkurang, masih samaKamu tahu apa yang berbeda hari ini ?Aku akhirnya memutuskan besok untuk tidak mengungkapkan apa yang kurasakanBukankah cinta tidak harus diucapkan ?Aku bukan menyerah mencintaimuAku hanya tidak mau melukai diriku terlampau dalam lagiMungkin suatu hari aku akhirnya dengan berani bisa mengatakan“aku pernah mencintaimu” atau mingkin tidak ?Sudah terlalu panjang untuk sebuah sms barangkali, mungkin akan terpotong atau terkirim dalam 3 sms beruntunSampai ketemu di dimensi lain dimana tabrakan-tabrakan kosmik membentuk takdir untuk menyatukan kita"
Entah hari
ke berapa, aku tidak menghitung lagi, tanpa sengaja aku mengingatmu, kurasa
bahkan kamu tidak bisa benar-benar memprediksikan kapan cinta akan muncul dalam
diri seseorang.

nice.. :)
BalasHapusthenkyu :D
BalasHapusAaaaa miris but nice... :))
BalasHapustidak se nice ceritamu :P
BalasHapuscieee..
BalasHapus"gigi ginsul" :D
kenapa mmg gigi ginsul Op ? :P
BalasHapussama kayak punya kita :D
BalasHapushahaha, iyo di' :) ginsul mmg manis
BalasHapussaya manis :)
BalasHapuskamu tidak :D