Ketika mendapati sebuah
tulisan yang bagus, aku kadang cemburu dengan betapa tidak bisanya
tulisan-tulisanku menyamai tulisan tersebut. Entah sudah berapa banyak kepala
yang ingin aku kawini. Mungkin kepalamu juga adalah salah satunya.
*
Barangkali cemburu itu
sehat. Kamu pasti pernah mendapati beberapa orang yang sepertinya memang
ditakdirkan untuk bersama. Ada semacam ketidaktahuan mengapa beberapa pasangan
kelihatan begitu padan. Kadang tanpa sadar aku
berkata “Mereka terlihat cocok bersama” walaupun sebenarnya apa yang aku pikirkan
adalah kenapa mereka bukan kita.
*
Cemburu barangkali memang sehat. Tanganku
ingin menjemput air matamu sesering kamu menjatuhkannya. Menangis juga sehat,
ketika sedih saya ingin menangis. Ketika kamu menggengam tangan orang lain juga.
Mungkin Tuhan membuat air mata dari air agar bisa dihapus dengan mudah. Agar
ketika kita bertemu lagi kamu tidak perlu tahu apa-apa.
*
Saya Cemburu dengan
betapa tegar senyuman yang ibu kembangkan. Kehidupan adalah roda yang terus berputar tapi di bagian
manapun roda kami berada. Ibuku adalah poros yang membuatku tetap tersenyum.
Aku ingin sekali mencuri rahasia ketegaran ibuku. Setidaknya, untuk persiapan
kalau-kalau kita bertemu di jalan.
Makassar, 26
Januari 2013

0 komentar:
Posting Komentar