Jumat, 01 Maret 2013

Syair Yang Kupungut Ketika Hujan

kamu adalah luka yang dititipkan angin
Seperti ketika air menyentuh luka yg terbuka sejuk tapi pedih
Lalu di mataku yang gersang mengalir hujan
Mendambakan matamu yang teduh


Kalau cinta ibarat pohon
Kita barangkali adalah pohon yg terlanjur tumbuh besar kemudian  mati
Lalu di musim yg sudah senja daun terakhir pohon itu diterbangkan angin


Aku jatuh cinta pada puisi yang kubuat tentang kita
Bait-baitnya adalah kata yang kupungut dari luka
Kata-katanya adalah huruf yang mengalir dari mata
Huruf-hurufnya berasal dari cinta
 


Apakah aku seperti  Halte untukmu ?
Hanya singgah sebentar lalu pergi ke tujuanmu yg lain
Atau tempatmu menunggu hingga hujan benar-benar reda
Walau sebentar tapi aku bahagia


Beberapa puisi barangkali tidak semestinya saling mengenal
Setiap malam kita  membacakan puisi-puisi kita
Lalu puisi-puisi kita mulai jatuh cinta
Kamu tidak tahu betapa besarnya kata bisa saling memiliki
Sampai akhirnya hujan menghapus sebagiannya
Dan akhirnya puisi kita berusaha saling melupakan

0 komentar:

Posting Komentar